Fitofarmaka Berbasis Sains Diakui BPOM, Mengapa Belum Masuk JKN?

19 hours ago 5
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Pengakuan terhadap Fitofarmaka sebagai obat berbasis sains di Indonesia kian menguat. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan bahwa Fitofarmaka merupakan kategori tertinggi dalam Obat Modern Asli Indonesia (OMAI). Status ini mensyaratkan pembuktian khasiat melalui uji klinis, jaminan keamanan, serta pemenuhan standar mutu yang ketat, setara dengan obat modern.

Namun, di balik pengakuan tersebut, muncul pertanyaan besar, mengapa fitofarmaka yang telah lolos uji ilmiah dan mengantongi izin edar BPOM masih belum masuk dalam Formularium Nasional (Fornas) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)?

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH, menilai pemanfaatan fitofarmaka di layanan kesehatan masih belum optimal, meski riset dan pengembangannya telah berjalan cukup panjang. Menurutnya, hambatan utama terletak pada aspek kebijakan.

"Sekarang ini sudah ada beberapa produk fitofarmaka yang dihasilkan dan dipasarkan di masyarakat. Namun, pemanfaatannya belum optimal karena belum masuk dalam formularium nasional, sehingga tidak dijamin oleh JKN," ujar Ari.

Dia, menjelaskan, mayoritas masyarakat Indonesia merupakan peserta JKN. Konsekuensinya, obat-obatan yang digunakan dalam pelayanan kesehatan harus mengacu pada daftar Fornas. Selama Fitofarmaka belum tercantum di dalamnya, akses masyarakat terhadap terapi berbasis bahan alam yang telah teruji secara ilmiah menjadi terbatas.

Padahal, data BPOM menunjukkan hingga saat ini terdapat 18 Nomor Izin Edar (NIE) Fitofarmaka di Indonesia. Angka tersebut mencerminkan proses riset jangka panjang yang tidak instan, mulai dari eksplorasi biodiversitas, standardisasi bahan baku, hingga validasi ilmiah melalui uji klinis.

Read Entire Article