Penembakan massal Bondi: Polisi sebut tersangka bertindak sendiri

1 week ago 9
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Istanbul (ANTARA) - Kepolisian Federal Australia menyatakan bahwa ayah dan anak yang dituduh melakukan penembakan massal di Pantai Bondi, Sydney, bertindak sendiri.

Dalam konferensi pers pada Selasa (30/12), Komisaris Polisi Krissy Barrett mengatakan tidak ada bukti kedua pria itu bagian dari kelompok yang lebih besar, Australian Broadcasting Corporation (ABC) melaporkan.

Insiden pada 14 Desember itu menewaskan 15 orang dan melukai sekitar 42 lainnya. Salah satu tersangka penembak tewas, sedangkan yang lainnya luka parah.

Naveed Akram, 24 tahun, telah didakwa atas 59 pelanggaran terkait penembakan massal tersebut, termasuk 15 dakwaan pembunuhan.

Barrett mengatakan tidak ditemukan bukti bahwa Naveed dan ayahnya, Sajid, diarahkan oleh pihak lain untuk melakukan serangan itu.

"Mengingat proses pengadilan yang akan berjalan dan pertimbangan keamanan lainnya, saya tidak bisa menyampaikan semua perincian yang kami miliki," kata Barret.

Dalam konferensi pers yang sama, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese membela keputusan pemerintahnya untuk tidak membentuk komisi penyelidikan nasional atas serangan itu, meski ada desakan dari masyarakat.

Canberra saat ini fokus "menyatukan negara," katanya.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Penembakan massal Bondi: Albanese minta maaf, umumkan reformasi
Baca juga: Australia evaluasi badan intelijen usai penembakan di Pantai Bondi

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article