Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan drama korea komedi romantis ENA, yang dibintangi Lee Jae Wook dan Shin Ye Eun, akhirnya angkat bicara. Dilansir dari People Jumat (9/1/2025), mereka menyampaikan permohonan maaf menyusul tuduhan pelanggaran jam kerja yang belakangan mencuat dan menjadi sorotan publik.
Isu ini muncul di tengah antusiasme penonton terhadap drama yang dijadwalkan tayang dalam waktu dekat tersebut.
Pada 8 Januari, Pusat Hak Tenaga Kerja Hanbit Media (Hanbit Center) merilis pernyataan resmi terkait dugaan tersebut.
“Kami mengonfirmasi bahwa drama asli Genie TV The Persevering Doctor, yang direncanakan tayang di ENA, telah melakukan jam kerja ultra panjang yang melanggar batas maksimal 52 jam per minggu,” ujar pihak Hanbit Center dalam keterangannya.
Lebih lanjut, Hanbit Center mengungkapkan bahwa produksi drama ini memulai proses syuting sejak September lalu. Selama Desember, tim produksi disebut mencatat jadwal kerja hingga 63 jam per minggu dan berlangsung selama tiga minggu berturut-turut.
Temuan ini memicu perbincangan luas soal kondisi kerja di industri drama Korea, sekaligus mendorong pihak produksi untuk menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf kepada para pekerja yang terlibat.
Permohonan Maaf Resmi dari Studio M
Pada 9 Januari, The Studio M selaku perusahaan produksi The Persevering Doctor menyampaikan pernyataan resmi terkait polemik jam kerja di lokasi syuting. Dalam keterangannya, Studio M membuka dengan permohonan maaf kepada publik dan para pekerja.
“Pertama-tama, kami dengan tulus meminta maaf atas kekhawatiran yang timbul akibat masalah yang terjadi di lokasi syuting drama, dan di atas segalanya, kami menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada staf yang telah berjuang sekuat tenaga di lokasi,” tulis mereka.
>Studio M menegaskan bahwa pihaknya menanggapi serius isu jam kerja yang disorot.
“Kami sangat serius menanggapi masalah yang diangkat terkait jam syuting, dan sebagai perusahaan produksi, kami berencana untuk menangani hal ini dengan sikap yang bertanggung jawab,” lanjut pernyataan tersebut.
Mereka mengungkapkan telah menyesuaikan jadwal syuting serta meninjau kembali metode operasional demi menciptakan lingkungan kerja yang lebih efisien, meski akhirnya mengakui adanya kelalaian.
Lanjut baca
Dalam penutup pernyataannya, Studio M mengakui kegagalan dalam memperhitungkan kondisi fisik staf. “Kami akhirnya gagal memberikan perhatian yang cukup terhadap beban kerja aktual staf di lokasi syuting dan kelelahan yang terakumulasi, dan kami merasa bertanggung jawab atas hal itu sebagai perusahaan produksi,” tulis mereka. Ke depan, perusahaan berjanji akan mematuhi batas kerja maksimal 52 jam per minggu serta melakukan konsultasi aktif dengan staf untuk menyelesaikan jam kerja berlebih yang telah terjadi secara damai.

10 hours ago
3
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469518/original/091589600_1768125103-SnapInsta.to_612126219_18567761107019346_8684632913880325368_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1397722/original/049067300_1478510463-Amigos_X_Siempre_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469249/original/027152200_1768101623-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3503153/original/055613300_1625628000-taxi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469136/original/096858400_1768063893-romaoke.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4829165/original/007723300_1715494441-Screenshot_2024-05-12_131307.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468486/original/008293200_1767952671-WhatsApp_Image_2026-01-09_at_16.48.05.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5412174/original/055971500_1763037584-Rio_Dewanto_5.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469222/original/053052300_1768099330-MixCollage-11-Jan-2026-09-12-AM-9000.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467358/original/078193400_1767875810-1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467417/original/011661500_1767880176-WhatsApp_Image_2026-01-08_at_17.44.05.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469100/original/044856000_1768058602-WhatsApp_Image_2026-01-10_at_22.14.45.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469138/original/024501800_1768064348-WhatsApp_Image_2026-01-10_at_12.47.52.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469135/original/019911400_1768063836-roma4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445702/original/094733500_1765862153-WhatsApp_Image_2025-12-16_at_10.19.36.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469114/original/051105900_1768061911-Gandhi_Fernando_0.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427425/original/007717300_1764386840-ENHYPEN.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429429/original/044154400_1764586227-Girona_vs_Real_Madrid-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5400503/original/040123300_1762135066-Zeki_Celik_Davide_Bartesaghi.jpg)















English (US) ·