Ciri-Ciri Anak Anemia, Pada Tahap Awal Terkadang Tidak Jelas

1 day ago 10
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Yogyakarta Anemia masih menjadi tantangan bagi Indonesia. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, masih sekitar 23,8 persen anak-anak kurang dari lima tahun di Indonesia yang mengalami anemia.

Seorang anak disebut mengalami anemia bila kadar hemoglobin (Hb) di bawah 11. Sayangnya, ciri-ciri  seorang anak mengalami anemia di tahap awal itu tidak terlalu jelas seperti disampaikan dokter spesialis anak konsultan Devie Kristiani.

"Kalau kurang darahnya (anemia) masih yang rendah itu belum memperlihatkan gejala yang nyata," kata Devie dalam sesi talkshow 71 Tahun SGM Menutrisi Indonesia di Yogyakarta, pada Rabu, 27 Agustus 2025.

Meski begitu harus mulai waspada ketika anak menunjukkan gejala-gejala yang mengarah ke anemia diantaranya:

1. Lemah, Letih dan Lesu

"Kalau anak di sekolah sering tidur, lalu tiba-tiba respons lambat ketika diminta sesuatu, itu jangan-jangan karena kekurangan zat besi," kata Devie.

2. Perkembangan Lebih Lambat

Dibandingkan anak tidak anemia, perkembangan anak anemia lebih lambat. Hal ini salah satu faktornya karena ketika tubuh kekurangan zat besi maka akan memengaruhi otot.

"Harusnya sudah bisa jalan ini belum bisa, harusnya sudah tengkurap tapi ini belum bisa," tutur Devie.

Telapak Tangan Pucat, Gejala Anemia Sudah Tahap Lanjut

Salah satu gejala anemia yang bisa terlihat adalah telapak tangan lebih pucat dibandingkan anak yang tidak anemia.

Ciri ini memang bisa terlihat dengan mata orang awam. Sayangnya, jika ini sudah terjadi maka sudah tingkat anemia yang lanjut.

"Kalau sudah terlihat pucat di telapak tangan, itu kalau suah anemia atau kurang darah yang lanjut," tegas Devie.

Cegah Anemia

Lebih lanjut, Devie mengatakan bahwa penyebab anemia paling sering adalah kekurangan zat besi. Untuk mencegah hal itu terjadi maka bisa dilakukan berbagai upaya yang dimulai dari sejak kehamilan hingga makanan yang disantap sehari-hari yakni:

  • Pada ibu hamil, pastikan ibu hamil memiliki kecukupan zat besi. 
  • ASI dan MPASI berkualitas. Penyerapan zat besi pada ASI itu sangat baik. Asal dengan catatan ibu tidak anemia. Lalu, pastikan pemberian MPASI mengandung makanan yang tinggi zat besi ya seperti pesan Devie. "Sumber zat besi bisa didapatkan dari hati ayam, lalu daging yang berwarna merah," tuturnya.
  • Lalu, bila anak tidak mendapatkan ASI, maka bisa diberikan susu pertumbuhan yang difortifikasi atau ditambahkan zat besi. "Selanjutnya, vitamin C membuat penyerapan zat besi lebih baik dalam tubuh kita," lanjutnya.
  • Suplementasi zat besi. "Dimulai usia 4 bulan untuk bayi tidak prematur dan usia dua minggu untuk prematur," katanya.- Kurangi Minum Teh dan CokelatTeh dan cokelat merupakan sumber minuman dan makanan yang mengandin tanin yang dapat menghalangi penyerapan zat besi.

Deteksi Lewat Kalkulator Zat Besi

Guna membantu orangtua dalam mendeteksi anak kekurangan zat besi atau tidak, dibuatlah Kalkulator Zat Besi SGM yang bisa diakses lewat website. Lewat kalkulator ini bisa mengetahui risiko anak kekurangan zat besi atau tidak. 

Lewat Kalkulator Zat Besi SGM, orangtua menjawab tujuh pertanyaan mengenai kebiasan makan dan minum anak sehari-hari. Seperti kebiasaan minum susu dan makanan apa saja yang dikonsumsi. Cukup dengan menjawab tujuh pertanyaan bisa membantu orangtua mengenai risiko anak kekurangan zat besi atau tidak. 

Bila hasil adalah berisiko kekurangan zat besi, disertai pula rekomendasi untuk membantu memenuhi kebutuhan zat besi anak.

"Inovasi kami tidak hanya berfokus pada produk, tapi juga dalam aspek edukasi berbasis digital berupa pemanfaatan Kalkulator Zat Besi, sebagai alat praktis orangtua memantau kebutuhan zat besi si Kecil. Semua upaya ini kami lakukan sebagai kontribusi nyata dalam mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045 yang sehat dan bebas anemia,” kata VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto di kesempatan yang sama.

Lalu, komitmen menghadirkan produk bergizi dan berkualitas didukung dengan hadirnya Research & Innovation Center yang menjadi bagian dari jaringan pusat riset Danone secara global.

Dengan fasilitas berteknologi tinggi mulai dari laboratorium sensori, pengemasan, hingga pilot plant, kami mampu mengembangkan inovasi nutrisi yang relevan dengan kebutuhan lokal sekaligus memenuhi standar internasional.

"Melalui sinergi antara riset global dan lokal, serta proses produksi yang dijalankan dengan kontrol kualitas ketat, kami pastikan setiap produk SGM yang sampai ke tangan orang tua aman, berkualitas, dan bermanfaat bagi tumbuh kembang anak Indonesia,” kata Corporate Communications Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin di kesempatan yang sama.

Foto Pilihan

Murid sekolah dasar diperiksa mulut dan giginya saat kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di SD Prestasi Global, Depok, Jawa Barat, Senin (4/8/2025).
Read Entire Article