Moskow (ANTARA) - Amerika Serikat menuntut agar pemerintah Venezuela menghentikan kerja sama dengan Rusia, China, Iran, dan Kuba, menurut laporan stasiun televisi ABC News, mengutip beberapa sumber.
Laporan pada Selasa menyebutkan bahwa pemerintahan Trump memberi tahu Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, bahwa Caracas harus mematuhi tuntutan Gedung Putih sebelum dapat memproduksi lebih banyak minyak.
Mereka menambahkan bahwa tuntutan pertama dalam daftar tersebut adalah penghentian kerja sama dengan China, Rusia, Iran, dan Kuba.
Menurut tuntutan lain, Venezuela harus bekerja sama secara eksklusif dengan AS dalam produksi minyak dan memberikan preferensi kepada Washington ketika menjual minyak mentah berat, menurut laporan tersebut.
Pada 3 Januari, AS melancarkan serangan besar-besaran terhadap Venezuela, menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, serta membawa mereka ke New York.
Trump mengumumkan bahwa Maduro dan Flores akan diadili karena diduga terlibat dalam "narkoterorisme" dan menimbulkan ancaman, termasuk bagi AS.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Rusia dukung Venezuela lindungi kedaulatannya
Baca juga: Wapres AS: Kendali energi global jadi dasar operasi di Venezuela
Baca juga: Trump umumkan penyerahan 30-50 juta barel minyak Venezuela ke AS
Penerjemah: Katriana
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.






















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427425/original/007717300_1764386840-ENHYPEN.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429429/original/044154400_1764586227-Girona_vs_Real_Madrid-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5400503/original/040123300_1762135066-Zeki_Celik_Davide_Bartesaghi.jpg)












English (US) ·