Kritik Pandji Pragiwaksono, Tompi: Kritik Politik Harus Cerdas, Bukan Menyerang Fisik

2 days ago 12
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
 Kritik Politik Harus Cerdas, Bukan Menyerang Fisik Musisi yang juga dokter bedah plastik, Tompi.(ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

MUSISI sekaligus dokter spesialis bedah plastik, Tompi, memberikan tanggapan terkait materi stand-up comedy terbaru Pandji Pragiwaksono, yang berjudul Mens Rea. Meski mengaku sepakat dengan kegelisahan politik yang disampaikan, Tompi menyayangkan adanya materi yang menyinggung penampilan fisik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dalam pertunjukan tersebut, Pandji sempat melontarkan candaan yang menyebut Wapres Gibran terlihat seperti orang mengantuk. 

Menanggapi hal ini, Tompi memberikan klarifikasi saat ditemui di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (5/1). Ia menegaskan bahwa tegurannya tersebut tidak didasari oleh sentimen pribadi.

"Saya klarifikasi dulu bahwa saya dan Pandji itu berteman. Walaupun dalam beberapa kali urusan politik kita tidak selalu satu 'track', tapi kita temenan. Saya baik-baik aja sama dia, dan enggak punya personal issue, tidak ada urusan pribadi," ujar Tompi.

Sepakat dengan Kegelisahan Politik

Tompi mengaku telah menonton pertunjukan berdurasi lebih dari dua jam tersebut. Sebagai rekan yang sering berdiskusi mengenai politik dengan Pandji, Tompi menyatakan dukungannya terhadap substansi kritik yang dilemparkan sang komika terkait kondisi tanah air.

"Hampir semuanya, secara umum saya setuju dengan kontennya. Seratus persen benar. Saya setuju dengan kontennya. Kegelisahannya itu adalah kegelisahan kita semua. Dan dia berhasil menyampaikan pesan itu dengan baik, gitu. Saya cuma menyayangkan satu hal aja," ungkapnya.

Satu poin yang menjadi keberatan Tompi adalah ketika kritik beralih dari substansi kinerja menuju aspek fisik atau body shaming. 

Menurut Tompi, kualitas sebuah kritik seharusnya diukur dari tajamnya argumen terhadap kebijakan, bukan pada penampilan seseorang.

Penjelasan Medis di Balik Mata "Mengantuk"

Sebagai ahli bedah plastik, Tompi memberikan edukasi mengenai kondisi mata Wapres Gibran yang sering menjadi bahan olok-olok. Ia menjelaskan bahwa tampilan tersebut merupakan kondisi medis yang disebut ptosis.

"Ptosis itu otot levator (kelopak mata) kepanjangan turun ke bawah, jadi mata dia tertutup, bukaan matanya tidak maksimal. Pada orang dewasa yang kasus seperti Pak Gibran, Pak Wapres, itu kondisi ptosisnya tidak terlalu berat," jelas Tompi secara teknis.

Ia menekankan bahwa kondisi ini bersifat anatomis dan bawaan sejak lahir, sehingga bukan sesuatu yang pantas dijadikan bahan tertawaan. Melalui akun Instagram pribadinya, Tompi juga sempat menuliskan pesan menohok mengenai batasan dalam berkomedi.

"Kritik boleh, satire boleh, humor pun sah, namun merendahkan kondisi tubuh seseorang bukanlah kecerdasan, melainkan kemalasan berpikir," tulisnya dalam unggahan di akun @dr_tompi.

Merespons teguran terbuka tersebut, Pandji Pragiwaksono terpantau memberikan reaksi positif. Melalui kolom komentar, sang komika tidak menunjukkan keberatan dan justru menyampaikan apresiasi atas masukan serta sudut pandang medis yang diberikan oleh Tompi. (Ant/Z-1)

Read Entire Article