Pebasket Cleveland Cavaliers Max Strus.(AFP/LAUREN LEIGH BACHO / NBAE / GETTY IMAGES)
HARAPAN Cleveland Cavaliers untuk segera diperkuat oleh Max Strus dalam mengarungi kompetisi NBA musim 2025-2026 harus kembali tertunda. Pemain yang berposisi sebagai forward tersebut dilaporkan membutuhkan waktu pemulihan tambahan minimal satu bulan akibat progres penyembuhan cedera kaki yang belum tuntas.
Berdasarkan keterangan resmi klub, Kamis (8/1) WIB, Strus masih dalam masa rehabilitasi pascaoperasi jones fracture.
Cedera ini merupakan kondisi retak pada tulang yang menghubungkan jari kelingking dengan bagian dasar kaki. Cedera spesifik tersebut dialami Strus saat menjalani sesi latihan pada masa off-season tahun lalu.
Pebasket berusia 28 tahun itu sebenarnya telah naik ke meja operasi sejak 26 Agustus tahun lalu.
Pada awalnya, tim medis memprediksi Strus bisa kembali melantai dalam kurun waktu tiga hingga empat bulan. Namun, hasil evaluasi terbaru melalui pemeriksaan pencitraan menunjukkan kenyataan yang berbeda.
Proses penyatuan tulang ternyata belum sepenuhnya rampung, sehingga tim medis memutuskan untuk memperpanjang masa istirahat sang pemain demi menghindari risiko yang lebih fatal.
Cavaliers mengonfirmasi bahwa evaluasi lanjutan akan kembali dilakukan dalam empat pekan ke depan. Selama periode tersebut, Strus akan dipantau secara ketat oleh tim medis dan staf kepelatihan guna menentukan langkah rehabilitasi berikutnya.
Kehilangan Besar bagi Cleveland Cavaliers
Absennya Max Strus sejak awal musim menjadi kerugian nyata bagi strategi permainan Cavaliers. Musim lalu, Strus membuktikan dirinya sebagai salah satu pilar konsisten di skuad.
Dari 50 pertandingan yang dilakoni, ia tampil sebagai starter sebanyak 37 kali dengan kontribusi rata-rata 9,4 poin per laga (ppg), 4,3 rebound per laga (rpg), dan 3,2 assist per laga (apg).
Fleksibilitas dan ketajamannya di lini serang menjadi salah satu faktor kunci yang membawa Cavaliers mampu finis di papan atas klasemen Wilayah Timur pada musim sebelumnya. Tanpa kehadirannya di lapangan, Cavaliers tampak sedikit kesulitan menjaga konsistensi performa.
Hingga saat ini, Cavaliers mencatatkan rekor 20 kemenangan dan 17 kekalahan (20-17). Catatan ini menempatkan mereka sementara di peringkat kedelapan klasemen Wilayah Timur.
Kehadiran Strus sangat dinantikan untuk mendongkrak kembali posisi tim menuju zona playoff yang lebih aman, namun manajemen tim nampaknya tidak ingin terburu-buru dan memilih memprioritaskan kesembuhan total sang pemain. (Ant/Z-1)

2 days ago
4




















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427425/original/007717300_1764386840-ENHYPEN.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429429/original/044154400_1764586227-Girona_vs_Real_Madrid-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5400503/original/040123300_1762135066-Zeki_Celik_Davide_Bartesaghi.jpg)
















English (US) ·