Empat strategi kunci dari deteksi dini hingga anti-stigma dinilai penting menuju target Zero Leprosy.(Dok. Hermina Hospital)
KUSTA atau lepra masih menjadi salah satu penyakit tropis terabaikan (Neglected Tropical Diseases/NTDs) yang membebani negara berkembang, termasuk Indonesia. Meski dapat disembuhkan, kusta tetap menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang serius karena stigma, keterlambatan diagnosis, dan keterbatasan layanan di wilayah tertentu.
Data Kementerian Kesehatan dan laporan terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa pada 2023 Indonesia mencatat 14.376 kasus baru kusta. Angka ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan jumlah kasus kusta tertinggi di dunia.
Dokter spesialis kulit dan kelamin, Arini Widodo, menyebut terdapat empat strategi utama untuk memutus rantai penularan kusta sekaligus mewujudkan target Zero Leprosy di Indonesia, yaitu:
1. Deteksi Kasus Secara Aktif
Surveilans perlu digencarkan dengan upaya penemuan kasus langsung di komunitas. Deteksi dini menjadi kunci agar kusta dapat diidentifikasi lebih awal sebelum menimbulkan kecacatan permanen dan memperluas penularan.
2. Pendidikan dan Kampanye Kesehatan Masyarakat
Edukasi publik harus diperkuat untuk meningkatkan pemahaman mengenai tanda-tanda awal kusta, pentingnya pemeriksaan dini, serta fakta bahwa kusta dapat disembuhkan melalui pengobatan multidrug therapy (MDT).
3. Penguatan Layanan Kesehatan Primer
Puskesmas dan fasilitas kesehatan, terutama di wilayah terpencil dan endemis, perlu dipastikan memiliki kapasitas memadai dalam melakukan deteksi, diagnosis, pengobatan, serta rujukan yang tepat.
4. Pendekatan Anti-Stigma
Program advokasi yang melibatkan tokoh masyarakat dan komunitas sangat penting untuk mengurangi diskriminasi terhadap penderita kusta. Lingkungan yang bebas stigma akan mendorong pasien datang lebih cepat untuk berobat dan menyelesaikan pengobatan.
Meski tantangan eliminasi kusta di Indonesia masih besar, Arini menekankan bahwa optimisme harus tetap dijaga. Dengan strategi yang komprehensif dan berkelanjutan, target Indonesia bebas kusta dinilai bukan hal yang mustahil.
“Sebagai dokter dan tenaga kesehatan, kita harus memperkuat upaya dari hulu ke hilir, mulai dari pencegahan, deteksi dini, pengobatan yang tepat, hingga rehabilitasi sosial,” pungkasnya. (Z-10)

20 hours ago
5





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427425/original/007717300_1764386840-ENHYPEN.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429429/original/044154400_1764586227-Girona_vs_Real_Madrid-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5400503/original/040123300_1762135066-Zeki_Celik_Davide_Bartesaghi.jpg)
















English (US) ·