REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Nilai akademik tidak selalu mampu menangkap seluruh proses tumbuh kembang siswa selama satu tahun pembelajaran. Ruang ekspresi, keberanian tampil, dan kerja sama justru menjadi indikator penting pendidikan karakter yang kerap luput dari penilaian formal.
Pendekatan itu dilakukan Bunda Mulia School melalui BMS Year End Celebration 2025 sebagai penutup tahun akademik. Kegiatan yang digelar di Auditorium Universitas Bunda Mulia, Ancol, pada Desember lalu menjadi panggung bagi siswa PAUD hingga SMA untuk menampilkan proses belajar non-akademik.
Melalui seni pertunjukan, siswa menunjukkan hasil latihan disiplin, keberanian, dan kolaborasi yang tidak tercermin di rapor. Perayaan ini juga bertepatan dengan 40 tahun perjalanan Yayasan Pendidikan Bunda Mulia dalam dunia pendidikan.
Head of Academic Bunda Mulia School, Usha Ramachandran, mengatakan kegiatan akhir tahun memiliki fungsi reflektif bagi sekolah dan siswa. “BMS Year End Celebration 2025 menjadi momen istimewa bagi seluruh komunitas Bunda Mulia School, tidak hanya untuk merayakan kreativitas siswa, tetapi juga memperingati 40 tahun perjalanan Yayasan Pendidikan Bunda Mulia dalam dunia pendidikan,” ujar dalam siaran pers, Sabtu (10/1/2026).
Menurut Usha, pengalaman tampil di depan publik memberi pelajaran tentang tanggung jawab dan kepercayaan diri yang tidak bisa diajarkan hanya lewat kelas.
Rangkaian acara diisi penampilan drama, band, vocal group, dan tarian yang dipersiapkan melalui proses latihan kolaboratif antara guru dan siswa.
Head of Event Shilpa Karve mengatakan proses latihan menjadi bagian penting dari pembelajaran. “Acara ini merupakan hasil kolaborasi seluruh komunitas sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga manajemen, dengan dukungan penuh dari Yayasan Pendidikan Bunda Mulia dalam mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh,” katanya.
Perayaan ini turut dihadiri Pendiri dan Ketua Yayasan Pendidikan Bunda Mulia, Djoko Susanto dan Rita Djoko Susanto, bersama manajemen sekolah, guru, dan orang tua siswa. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan terhadap pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter.
Bagi orang tua, momen ini menjadi cara melihat perkembangan anak yang tidak tercatat dalam angka nilai.
Salah satu orang tua siswa menyampaikan apresiasinya terhadap proses yang dijalani anak-anak. “Penampilan para siswa menunjukkan kerja keras, kreativitas, dan dedikasi yang luar biasa. Sebagai orang tua, saya merasa bangga dan senang melihat perkembangan anak-anak melalui BMS Year End Celebration 2025,” ujarnya.
Melalui perayaan akhir tahun ini, pendidikan karakter diharapkan tetap menjadi fondasi penting dalam menyiapkan siswa menghadapi tantangan masa depan.

21 hours ago
5





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427425/original/007717300_1764386840-ENHYPEN.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429429/original/044154400_1764586227-Girona_vs_Real_Madrid-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5400503/original/040123300_1762135066-Zeki_Celik_Davide_Bartesaghi.jpg)
















English (US) ·