Moskow (ANTARA) - Menteri Pertahanan Belanda Ruben Brekelmans mengatakan bahwa negaranya siap memastikan keamanan wilayah Karibia di tengah situasi yang terjadi di Venezuela, dan menyatakan bahwa saat ini tidak ada ancaman terhadap pulau-pulau tersebut.
"Kunjungan ke wilayah Karibia bagian dari kerajaan ini sangat penting. Saya berkomunikasi dengan personel militer dan pejabat pemerintah mengenai upaya kami untuk memastikan keamanan pulau-pulau tersebut dan untuk memantau perkembangan di sana," kata Brekelmans di X pada Senin.
"Meskipun tidak ada ancaman langsung terhadap pulau-pulau tersebut, kami siap menghadapi berbagai skenario," imbuhnya.
Pada 3 Januari, Amerika Serikat melancarkan serangan besar-besaran terhadap Venezuela, menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dan membawa mereka ke New York.
Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Maduro dan Flores akan diadili karena diduga terlibat dalam "narkoterorisme" dan menimbulkan ancaman, termasuk bagi AS.
Selanjutnya pada hari itu, Perdana Menteri Belanda Dick Schoof mengatakan bahwa pemerintah sedang memantau perkembangan di Karibia dan situasi di Venezuela.
Dia juga mencatat bahwa penduduk Kepulauan Karibia yang termasuk ke dalam bagian kerajaan tersebut – Aruba, Curacao, dan Bonaire – dapat mengandalkan dukungan negara.
Sumber: Sputnik-OANA
Penerjemah: Katriana
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.






















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427425/original/007717300_1764386840-ENHYPEN.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429429/original/044154400_1764586227-Girona_vs_Real_Madrid-3.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5400503/original/040123300_1762135066-Zeki_Celik_Davide_Bartesaghi.jpg)







English (US) ·