Istanbul (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, Jumat, mengatakan kemungkinan terjadinya eskalasi militer terhadap Iran masih rendah.
Ia menuding Amerika Serikat dan Israel turut memicu keresahan untuk mendestabilisasi negaranya.
Berbicara dalam konferensi pers di Beirut, Araghchi menyatakan Teheran menilai risiko eskalasi militer tidak besar.
Menurutnya, jika pun terjadi konfrontasi militer, situasinya tidak akan berbeda dari pengalaman sebelumnya.
Ia menjelaskan pemerintah Iran telah mulai berkomunikasi dengan berbagai lapisan masyarakat untuk menangani tantangan internal.
Namun, Araghchi juga mengingatkan adanya pihak-pihak eksternal yang berupaya memanfaatkan aksi protes untuk mengguncang stabilitas negara.
Selain itu, Araghchi menyebutkan dirinya membahas perkembangan kawasan serta ancaman Israel dengan para pejabat Lebanon.
Ia menegaskan kebijakan Iran didasarkan pada dukungan terhadap kemerdekaan penuh dan keutuhan wilayah Lebanon.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Pemimpin tertinggi Iran ingatkan demonstran soal campur tangan asing
Baca juga: Menlu Iran sebut negaranya siap perang jika dipaksa konfrontasi
Penerjemah: Primayanti
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427425/original/007717300_1764386840-ENHYPEN.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5400503/original/040123300_1762135066-Zeki_Celik_Davide_Bartesaghi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429429/original/044154400_1764586227-Girona_vs_Real_Madrid-3.jpg)
















English (US) ·