Ilustrasi(MI/Akhmad Safuan)
DIGUYUR hujan lebat selaba dua hari, sejumlah sungai meluap dan tanggul jebol di Kabupaten Pati mengakibatkan banjir merendam ribuan rumah di sejumlah kawasan, selain berdampak kemacetan lalulintas juga warga warga mengalami kesulitan beraktivitas.
Pemantauan Media Indonesia Minggu (11/1) banjir setinggi 20-30 centimeter merendam Jalur Pantura Pati-Rembang sepanjang 500 meter, akibat Sungai Widodaren di Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati kembali meluap, banjir tersebut juga merendam ratusan runah warga di desa tersebut.
Akibat meluapnya Sungai Godo di Desa Gido, Kecamatan Winong Kabupaten Pati juga mengakibatkan banjir dengan ketinggian 20-70 centimeter merendam sejumlah desa yakni Desa Godo dan Desa Gunungpanti (Kecamatan Winong) Desa Sinomwidodo, Desa Angkatan Kidul, dan Desa Angkatan Lor (Kecamatan Tambakromo)
Selain itu tanggul Sungai Suwatu jebol sepanjang 20 meter mengakibatkan banjir bandang menerjang Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati dan merendam sekitar 200 rumah warga, bahkan memutuskan jalan penghubung antar desa karena jembatan runtuh terseret arus sungai.
"Tidak hanya banjir akibat sejumlah sungai meluap dan tanggul Jebol, bejasan titik di 3 kecamatan mengalami bencana longsor yakni Gunungwungkal, Telogowungu dan Gembong," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati Martinus Budi Prasetyo Minggu (11/1).
Bencana banjir dan longsor di Kabupaten Pati, menurut Martinus Budi Prasetyo, terjadi karena hujan lebat mengguyur daerah ini terutama di kawasan Gunung Muria sejak Jumat (9/1) k, sehingga volume air sungai melonjak dan meluap serta sejumlah tebing tidak kuat menahan gerusan air.
Bersama tim gabungan dari Polres, Kodim, PMI, Dinas PU dan Dinas Kesehatan serta relawan, ungkap Martinus Budi Prasetyo, telah diturunkan untuk menangani bencana Belanda tersebut, namun mengingat hujan lebat masih mengguyur daerah ini penanganan mendesak adalah menyangkut keselamatan warga.
Selain membersihkan lumpur yang menutupi jalan dan masuk ke ratusan rumah warga terdampak, lanjut Martinus, tim gabungan juga menyiapkan sarana dan prasarana untuk mengevakuasi warga jika banjir semakin meninggi. "Bantuan logistik juga mujsi disalurkan ke warga terdampak," imbuhnya.
Sedangkan langkah lain, demikian Martinus Budi Prasetyo, adakah mengatasi jembatan penghubung antar desa yang terputus akibat terseret arus sungai tersebut. "Mungkin harus dibuatkan jembatan darurat agar jalan penghubung Desa Klakah-Kasihan dan Desa Bageng, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati kembali tersambung ," tambahnya. (H-2)

9 hours ago
2





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427425/original/007717300_1764386840-ENHYPEN.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429429/original/044154400_1764586227-Girona_vs_Real_Madrid-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5400503/original/040123300_1762135066-Zeki_Celik_Davide_Bartesaghi.jpg)















English (US) ·