Liputan6.com, Jakarta - Sistem pencernaan memegang peran penting dalam proses tumbuh kembang anak. Tidak hanya berfungsi sebagai tempat mencerna makanan, sistem pencernaan menjadi pintu utama masuknya nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk mendukung daya tahan, kemampuan belajar, hingga prestasi akademik anak.
Tanpa sistem pencernaan yang sehat, berbagai asupan bergizi yang dikonsumsi anak tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.
Medical and Scientific Affairs Director Danone Specialized Nutrition Indonesia, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, menjelaskan bahwa perkembangan kognitif anak harus berjalan seiring dengan daya tahan tubuh yang baik. Jika anak sering sakit, proses tumbuh kembangnya akan terganggu.
“Ketika kognitifnya tidak dibarengi dengan kemampuan daya tahan tubuh yang baik, maka akan percuma, karena ternyata ketika anak dua kali, tiga kali sakit dalam sebulan, pengaruh terhadap pertumbuhan kognitif,” ujarnya dalam acara Danone Specialized Nutrition dengan tema ‘Aksi Nyata untuk Indonesia Lebih Sehat melalui Inovasi Berbasis Sains dan Kolaborasi’, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).
Menurutnya, kondisi ini juga berdampak langsung pada prestasi anak di sekolah. “Anak yang gampang sakit ternyata prestasi akademiknya juga turun,” katanya.
Peran Status Gizi dan Imunitas Anak
Status gizi yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung daya tahan tubuh dan perkembangan kognitif anak. Kekurangan gizi tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga memengaruhi fungsi kognitif dan produktivitas anak di masa depan.
“Aspek kekurangan gizi pun dapat mempengaruhi bahkan sampai secara kognitif dan nanti produktivitasnya setelah dia menjadi dewasa,” tutur Ray.
Ray menyebutkan bahwa sebuah penelitian berskala besar menunjukkan hasil yang sangat signifikan ketika anak memiliki kombinasi kognitif, status gizi, dan imunitas yang baik.
“Ketika seorang anak punya kognitif yang baik, status gizinya baik, dan yang paling penting adalah daya tahan tubuh yang baik atau status imunitas yang baik, maka outcome-nya itu luar biasa. 10 kali lebih besar mereka akan terhindar dari penyakit infeksi,” jelasnya.
Saat anak tidak mudah sakit, proses stimulasi dapat berjalan dengan optimal, termasuk di lingkungan sekolah.
“Ketika daya tahan tubuhnya sudah bagus dan tidak gampang sakit, proses stimulasinya bisa berjalan dengan baik. Proses stimulasi di sekolah kita berarti bicara soal prestasi akademik,” katanya.
Nutrisi Tidak Lepas dari Sistem Pencernaan
Nutrisi menjadi dasar utama bagi pertumbuhan dan kecerdasan anak. Namun, nutrisi hanya bisa diserap tubuh jika sistem pencernaan bekerja dengan baik.
“Manusia nggak bisa hidup, nggak bisa tumbuh pintar si kecil kalau tidak ada gizi, tidak ada nutrisi. Nutrisi itu dapatnya dari makanan. Makanan pintu masuknya di mana sih? Sistem pencernaan,” jelas Ray.
Oleh karena itu, kualitas makanan saja tidak cukup jika tidak didukung oleh sistem pencernaan yang sehat.
“Kita mau beli makanan semahal apa pun, kalau sistem pencernaan yang tidak baik, maka anak tidak akan dapat tumbuh kembang dengan optimal,” tegasnya.
Menurut Ray, semua kondisi tersebut bermuara pada kesehatan sistem pencernaan atau gut health.
Gut Health dan Risiko Gangguan Kesehatan
Ray mengungkapkan bahwa masalah pencernaan masih menjadi tantangan serius pada anak.
“Ingat, masih di atas 50 persen anak Indonesia sekarang masih meninggal karena diare kronis. Diare kronis itu kenapa? Ya karena sistem pencernaannya nggak bagus,” ungkapnya.
Oleh karena itu, menjaga sistem pencernaan harus dimulai sejak dini, bersamaan dengan menjaga status nutrisi anak.
“Jadi kita mulai dulu, status nutrisi bagus, sistem pencernaannya pun harus sehat,” kata Ray.
Serat sebagai Penunjang Kesehatan Pencernaan
Ray menyebut bahwa agar sistem pencernaan berfungsi optimal, tubuh membutuhkan asupan komponen gizi tertentu, salah satunya serat.
“Komponen gizi yang penting untuk kesehatan sistem pencernaan salah satunya adalah fiber, serat,” ungkapnya.
Ketika asupan serat tidak mencukupi, bakteri baik di dalam sistem pencernaan tidak mendapatkan makanan yang cukup.
“Kalau bakteri baik yang ada di sistem pencernaan kita tidak dapat makanan, pasti akan konstipasi (sembelit), diare, kolik,” ujar Ray.
Menurutnya, gangguan pencernaan ini juga berpengaruh pada prestasi anak. “Sudah ada penelitian yang mengatakan bahwa kalau anak itu punya gangguan pencernaan, dia 2-3 kali lipat tidak akan punya prestasi akademik yang baik di sekolah,” jelasnya.
Ray juga mengatakan bahwa menjaga sistem pencernaan dapat dilakukan dengan mencukupi asupan serat dari sayur dan buah, serta sumber lain yang sesuai dengan usia anak.
“Cara menjaga itu adalah dengan memberikan serat atau fiber. Sayur, buah, dan pada anak-anak usia pertumbuhan ada susu pertumbuhan yang juga sudah mengandung serat pangan atau fiber, salah satunya Fructo-oligosaccharides (FOS) dan Galacto-oligosaccharide (GOS),” tuturnya.

22 hours ago
1
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467349/original/079815100_1767873932-WhatsApp_Image_2026-01-08_at_10.37.50.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5437668/original/008965500_1765260399-hands-holding-knife-fork-alarm-clock-plate-blue-background__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3998022/original/048425400_1650250763-tread-flower-gb46e90f99_640.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405618/original/035755500_1762490751-IMG-20251107-WA0007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5467595/original/073114300_1767924014-internet.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4659931/original/091620700_1700718204-F_YRTdTaIAAPvSp.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4592288/original/043510200_1695963965-F6v8etCbkAEXI1z.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465354/original/015062500_1767766047-pressfoto.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5467903/original/032337400_1767934102-serat.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324704/original/036799900_1755858781-woman-asleep-bed-while-her-alarm-shows-early-time-home-bedroom_1150-8383.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5468331/original/089360100_1767947364-Konten_dewasa_AI.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468640/original/049006500_1767964837-pus2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5134507/original/039780900_1739617855-deep_talk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5166850/original/034756100_1742287804-full-shot-woman-dealing-with-imposter-syndrome_23-2149692356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4751731/original/068414100_1708738616-portrait-little-girl-with-teddy-bear-blurred-background-interior-room.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324961/original/042784800_1755916939-SnapInsta.to_535180391_18525335989037198_3756748230369549792_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4507585/original/039794900_1689780737-WhatsApp_Image_2023-07-19_at_22.28.14.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467946/original/093807900_1767937055-Screenshot_2026-01-09_123657.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4805145/original/039599300_1713426303-20240418-Fogging-HER_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3542633/original/001619600_1629183713-20210817-Aksi_Delapan_Pesawat_Tempur_TNI_AU_Peringati_HUT_ke-76_RI-1.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427425/original/007717300_1764386840-ENHYPEN.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429429/original/044154400_1764586227-Girona_vs_Real_Madrid-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5400503/original/040123300_1762135066-Zeki_Celik_Davide_Bartesaghi.jpg)
















English (US) ·